Berapa banyak pakan yang dibutuhkan

Ikan dan udang sangat efisien dalam mengubah pakan menjadi protein berkualitas tinggi. Rata-rata, ikan budidaya membutuhkan 1,1 kg pakan untuk mendapatkan 1 kg massa tubuh, dibandingkan dengan 1,7 kg untuk unggas dan 6,6 kg untuk sapi.

Melalui pemahaman yang komprehensif tentang kebutuhan nutrisi khusus, salmon Atlantik saat ini merupakan hewan yang paling efisien untuk diproduksi, dengan FCR terendah.

Ikan enam kali lebih Efisien

Ikan adalah hewan yang paling efisien untuk diproduksi, karena rasio konversi pakan (FCR) sangat rendah. FCR adalah jumlah pakan yang dibutuhkan hewan untuk menambah berat badan satu kilogram.

Karena penelitian bertahun-tahun mengenai kebutuhan nutrisi spesifik, salmon Atlantik sekarang menjadi hewan yang paling efisien untuk diproduksi, dengan FCR terendah. Biasanya salmon Atlantik membutuhkan 1,15 kg pakan untuk menambah berat badan 1 kg. Babi membutuhkan lebih dari dua kali lebih banyak makanan daripada salmon untuk mendapatkan 1 kg, sedangkan domba perlu makan hampir enam kali lebih banyak.

Hasil Panen Ikan Lebih Banyak

Ikan juga memiliki hasil panen yang tinggi dibandingkan dengan hewan ternak lainnya. Hasil panen adalah persentase hewan yang tersisa setelah bagian yang tidak dapat dimakan dihilangkan. Misalnya, salmon Atlantik memiliki hasil panen keseluruhan 86%. Ayam sebagai perbandingan memiliki hasil panen hanya 46%.

Kenapa FCR itu penting? Karena Harga Pakan Mahal

Karena harga pakan mahal, rasio konversi pakan atau efisiensi pakan merupakan perhitungan penting bagi pembudidaya. Mereka dapat digunakan untuk menentukan apakah pakan digunakan seefisien mungkin. Rasio konversi pakan dihitung sebagai bobot pakan yang diberikan kepada ikan dibagi dengan bobot pertumbuhan ikan. Misalnya, jika ikan diberi makan 10 pon pakan dan kemudian menunjukkan pertambahan berat badan 5 pon, FCR adalah 10/5 = 2. FCR 1,5-2,0 dianggap pertumbuhan yang baik untuk sebagian besar spesies. Ikan trout, salmon, dan nila cenderung memiliki nilai FCR yang lebih rendah mulai dari 0,9 hingga 1,3.

Efisiensi pakan hanyalah kebalikan dari rasio konversi pakan (1 / FCR). Dalam contoh di atas, FE adalah 5/10 = 50 persen. Oleh karena itu, jika ikan diberi makan 12 pon pakan dan menunjukkan pertambahan berat badan 4 pon, FE = 4/12 = 30 persen. FE yang lebih besar dari 50 persen umumnya dianggap dapat diterima. Selain pertumbuhan, sebagian energi dalam pakan digunakan ikan untuk proses metabolisme dan pencernaan, respirasi, impuls saraf, keseimbangan garam, berenang, dan aktivitas hidup lainnya. Rasio konversi pakan akan bervariasi antar spesies, ukuran, dan tingkat aktivitas ikan, parameter lingkungan, dan sistem budidaya yang digunakan

Efisiensi dan FCR apa bedanya??

Kami menawarkan pakan ikan dan udang yang memenuhi standar HAACCP

Hubungi bagian komersial Cargill Indonesia untuk info lebih lanjut